PENTINGNYA TEKNIK BERJUALAN ONLINE UNTUK BISNIS MU

February 28, 2022

Dalam dunia marketing, tentunya ada banyak cara yang bisa digunakan untuk memasarkan suatu produk. Dua di antaranya adalah dengan cara Hard Selling dan Soft Selling. Terdengar mirip, tapi apa sih sebenarnya perbedaan kedua cara tersebut dan mana yang lebih cocok untuk diterapkan pada bisnis mu, khusunya dalam digital marketing? Yuk, simak penjelasan INFINA mengenai Hard Selling dan Soft Selling, agar bisa diterapkan pada bisnis kamu!

 

Apa itu Hard Selling?

Hard selling memiliki cara pendekatan penjualan yang langsung tepat sasaran. Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong konsumen untuk segera melakukan transaksi dalam bisnis mu. Hard selling biasanya dilakukan oleh salesperson atau diterapkan pada iklan online maupun offline. 

Banyak orang yang menganggap metode ini lebih terkesan memaksa dan membuat pelanggan merasa terlalu diburu-buru. Tidak jarang pula konsumen merasa seperti diburu-buru untuk melakukan transaksi sehingga menjadi tidak nyaman. 

Namun, metode ini terbilang efektif untuk bisnis mu di beberapa kondisi, khususnya jika kamu sedang mengejar target penjualan.

 

Apa itu Soft Selling?

Bisa dibilang soft selling adalah kebalikannya dari hard selling. Soft selling menggunakan teknik penjualan secara persuasif dengan menggunakan kata-kata halus sehingga membuat konsumen lebih penasaran untuk mengetahui produk bisnis kamu lebih lanjut.

Soft selling umumnya diterapkan oleh bisnis yang ingin menciptakan citra baik terlebih dahulu dan membangun keterikatan hubungan dengan konsumen. Jika brand engagement meningkat, maka kemungkinan besar angka penjualan akan turut meningkat.

Pada penggunaan marketing bisnis di media online seperti saat ini, teknik soft selling lebih dianjurkan karena banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan, juga target pasar mu pun akan jauh lebih luas.

 

Tips Menggunakan Soft Selling

1. Memakai Kalimat yang Sederhana Namun Menarik

Kalimat singkat tapi memiliki keunikan dari yang lainnya akan memudahkan konsumen untuk mengingat produk kita.

2. Menyisipkan Value di dalam Content

Dalam mempromosikan bisnis kamu, cobalah masukan juga manfaat atau value dari produk yang kamu tawarkan. 

3. Membuat Content yang Berkualitas

Content saat ini sangat penting dalam digital marketing, karena secara tidak langsung content adalah sampul dari suatu brand atau produk. Kamu bisa membuat content yang unik melalui blog, video dan media sosial bisnismu agar para konsumen bisa tertarik dengan content mu.

4. Bekerja sama dengan Influencer untuk Membuat Content

Dengan hadirnya Influencer di media sosial dengan berbagai kategori content yang mereka tawarkan, kamu bisa bekerja sama dengan mereka untuk menjelaskan produk bisnis mu. Jika kamu bingung mencari Influencer yang sesuai dengan bisnismu, INFINA siap membantu dengan mencarikan dan menyesuaikan dengan budget yang kamu punya. 

 

Nah, itulah penjelasan singkat dari INFINA mengenai Soft selling dan Hard selling yang bisa kamu gunakan dalam bisnis kamu. Dengan menerapkan salah satu atau kedua teknik penjualan di atas, diharapkan semakin banyak konsumen yang membeli produk kamu dan engagement produk kamu bisa meningkat ya!

Chat melalui whatsapp!
Selamat datang di Infina, kami siap membantu anda untuk memandu dan menginformasikan tentang infina.id
Ada yang bisa kami bantu?
Saya bertanya sebagai

Jasa paid promote, endorsement, influencer murah.

INFINA – Platform Pemasaran UMKM satu pintu, bersama Influencer yang melakukan paid promote dengan harga terjangkau dan layanan lainnya. Paid promote – Adalah kegiatan pemasaran menggunakan influencer untuk memperkenalkan produk UMKM. Paid promote di Infine murah dan terjangkau. Endorsement adalah kegiatan pemasaran melibatkan influencer yang akan mengulas sebuah produk dan jasa dengan harga terjangkau. Jualan Online jadi lebih dikenal dan mudah untuk meyakinkan pembeli, Paid promote dengan harga terjangkau hanya di Infina.