XLSmart Operasikan 1.000 BTS 5G, Smartfren Perkuat Jaringan Medan Raya PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk memperkuat jaringan generasi kelima di Sumatera Utara dengan mengoperasikan lebih dari 1.000 BTS 5G yang melayani kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi bagi pelanggan Smartfren untuk menikmati layanan Unlimited 5G dengan kapasitas jaringan yang lebih besar dan kecepatan lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Angka 1.000 BTS perlu ditempatkan secara tepat. Infrastruktur tersebut tidak seluruhnya berada di wilayah administratif Kota Medan, melainkan tersebar di Medan serta kawasan penyangga Binjai dan Deli Serdang. Ketiga wilayah mempunyai hubungan aktivitas yang sangat kuat sehingga pengembangan jaringan dilakukan sebagai satu kawasan layanan yang saling terhubung.
Secara keseluruhan, XLSMART saat ini mengoperasikan lebih dari 15.000 BTS di Sumatera Utara. Infrastruktur tersebut melayani berbagai kota dan kabupaten, sementara jaringan 5G diperkuat lebih dahulu pada kawasan dengan kebutuhan data tinggi dan konsentrasi pengguna yang besar.
Medan Menjadi Titik Penting Ekspansi 5G XLSmart
Medan mempunyai posisi strategis dalam pengembangan jaringan seluler di Sumatera. Kota ini bukan hanya pusat pemerintahan Sumatera Utara, tetapi juga menjadi pusat perdagangan, pendidikan, layanan kesehatan, industri kreatif, dan pergerakan masyarakat dari berbagai daerah di sekitarnya.
Aktivitas tersebut menghasilkan kebutuhan data yang terus meningkat. Pengguna tidak lagi hanya memakai jaringan seluler untuk pesan singkat atau membuka halaman internet. Video definisi tinggi, konferensi video, layanan berbasis komputasi awan, permainan daring, siaran langsung, transaksi digital, dan berbagai aplikasi kerja membutuhkan kapasitas jaringan yang semakin besar.
Regional Group Head XLSMART Area Sumatera Winetou Lubis menyebut Medan bersama Binjai dan Deli Serdang mempunyai aktivitas ekonomi dan digital yang dinamis. Perusahaan melihat kebutuhan konektivitas pada ketiga wilayah tersebut terus bertambah seiring tingginya penggunaan perangkat serta layanan digital.
Penguatan jaringan diarahkan ke kawasan permukiman, pusat pemerintahan, area bisnis, pusat perdagangan, fasilitas pendidikan, kawasan komersial, serta ruang publik dengan aktivitas tinggi.
Binjai dan Deli Serdang Ikut Masuk Perluasan
Pengembangan 5G tidak berhenti pada batas administratif Medan. XLSMART memasukkan Binjai dan Deli Serdang dalam penguatan jaringan karena pergerakan masyarakat di tiga wilayah tersebut sangat erat.
Sebagian masyarakat tinggal di Deli Serdang atau Binjai tetapi bekerja dan belajar di Medan. Sebaliknya, kegiatan industri, perdagangan, bandara, perumahan baru, dan pusat kuliner terus berkembang di luar pusat Kota Medan.
Pergerakan pengguna seperti ini membutuhkan kesinambungan jaringan. Pengalaman menggunakan internet akan terasa kurang baik apabila sinyal 5G hanya kuat di pusat kota kemudian hilang ketika pengguna bergerak menuju kawasan penyangga.
Karena alasan itulah jumlah lebih dari 1.000 BTS 5G dibangun sebagai jaringan kawasan, bukan sekadar mengejar angka infrastruktur dalam satu kota.
Pendekatan tersebut juga memungkinkan kapasitas jaringan dibagi lebih merata. Daerah dengan trafik tinggi dapat memperoleh tambahan kapasitas sehingga satu BTS tidak harus menangani jumlah pengguna yang terlalu padat pada waktu bersamaan.
“Menurut penulis, kekuatan jaringan seluler tidak cukup dinilai dari satu titik yang mampu menghasilkan kecepatan sangat tinggi. Pengguna lebih membutuhkan koneksi yang tetap stabil ketika berpindah dari rumah, jalan raya, kantor, kampus, hingga pusat kegiatan.”
Sumatera Utara Kini Ditopang Lebih dari 15.000 BTS
Jumlah BTS XLSMART di Sumatera Utara saat ini telah melampaui 15.000 unit. Angka tersebut mencakup infrastruktur jaringan dengan berbagai teknologi yang tersebar di kota dan kabupaten.
Skala tersebut menunjukkan pengembangan 5G dilakukan di atas jaringan yang sudah mempunyai cakupan luas.
Teknologi 4G masih mempunyai peran besar karena tidak seluruh pelanggan telah menggunakan perangkat 5G. Banyak ponsel yang beredar di masyarakat masih mengandalkan LTE, sementara kebutuhan panggilan dan data juga tetap harus tersedia pada area yang belum mendapatkan 5G.
Karena itu, kehadiran 5G bukan berarti operator langsung mematikan seluruh jaringan 4G.
Operator justru dapat menggunakan infrastruktur yang sudah tersedia untuk memperkuat cakupan sembari menambahkan kemampuan 5G pada titik yang mempunyai kebutuhan kapasitas lebih tinggi.
Strategi bertahap juga memberi waktu kepada konsumen untuk mengganti perangkat tanpa kehilangan akses layanan.
Apa Arti Lebih dari 1.000 BTS 5G bagi Pengguna
BTS atau Base Transceiver Station merupakan salah satu bagian utama jaringan seluler yang menghubungkan perangkat pengguna dengan jaringan operator.
Semakin besar jumlah titik jaringan di wilayah dengan pengguna padat, semakin banyak kapasitas yang dapat tersedia. Namun, jumlah BTS bukan satu satunya faktor yang menentukan kecepatan internet.
Kualitas koneksi juga dipengaruhi spektrum yang digunakan, lebar kanal, teknologi radio, posisi BTS, jarak pengguna, kondisi bangunan, jumlah perangkat aktif, kualitas backhaul, serta kemampuan ponsel.
Karena itu, keberadaan lebih dari 1.000 BTS 5G tidak berarti seluruh pelanggan otomatis memperoleh angka kecepatan yang sama.
XLSMART sendiri menyebut performa layanan dapat berubah berdasarkan kondisi jaringan, perangkat, lokasi, trafik, serta faktor teknis lainnya.
Pengguna yang berada dekat area cakupan dan menggunakan ponsel kompatibel mempunyai peluang memperoleh pengalaman lebih baik dibandingkan ketika berada di dalam gedung dengan hambatan sinyal yang besar.
Smartfren Menawarkan Unlimited 5G hingga 500 Mbps
Penguatan jaringan tersebut dipadukan dengan layanan Unlimited 5G Smartfren.
Menurut keterangan perusahaan, pelanggan dapat menikmati koneksi tanpa batas kecepatan paket dan tanpa batas kuota selama berada di jaringan 5G XLSMART, menggunakan perangkat kompatibel, dan mempunyai paket yang aktif. Kecepatan maksimal yang disebutkan mencapai 500 Mbps, tetapi hasil sebenarnya tetap mengikuti keadaan jaringan dan perangkat.
Pilihan masa aktif tersedia untuk tujuh hari, 14 hari, dan 28 hari.
Skema seperti ini diarahkan kepada pengguna dengan konsumsi data tinggi. Streaming video, pengunduhan berkas besar, konferensi video, permainan daring, penggunaan media sosial, serta live streaming merupakan beberapa aktivitas yang disebut dapat memperoleh keuntungan dari kapasitas 5G.
Situs Smartfren juga telah mencantumkan Kota Medan dalam daftar area layanan 5G serta menawarkan sejumlah paket yang telah mendukung jaringan tersebut.
Kecepatan 500 Mbps Bukan Angka yang Selalu Didapat
Penyebutan hingga 500 Mbps perlu dipahami sebagai kemampuan maksimum layanan dalam kondisi tertentu.
Dalam penggunaan sebenarnya, kecepatan dapat berubah dari satu tempat ke tempat lain. Bahkan dua pengguna yang berada di kawasan sama dapat memperoleh hasil berbeda apabila memakai perangkat dengan kemampuan radio yang berbeda.
Jumlah orang yang menggunakan BTS pada saat bersamaan juga berpengaruh.
Pada jam sibuk, trafik dapat meningkat karena ribuan perangkat mengakses jaringan dalam waktu yang sama. Operator kemudian harus mengelola kapasitas agar kualitas layanan tetap terjaga.
Jenis bangunan juga menjadi faktor penting.
Dinding beton, kaca tertentu, gedung bertingkat, dan posisi ruangan dapat mengurangi kualitas sinyal yang diterima ponsel. Pengguna di luar ruangan mungkin memperoleh kualitas jaringan berbeda dibandingkan orang yang berada beberapa lantai di dalam gedung.
Karena itu, perluasan jumlah BTS mempunyai peran besar dalam mengurangi jarak antara pengguna dan titik jaringan sekaligus meningkatkan kapasitas pada kawasan padat.
Perangkat 5G Menjadi Syarat Utama
Jaringan yang telah tersedia tidak dapat digunakan apabila ponsel pelanggan hanya mendukung 4G.
Smartfren menyebut pengguna Unlimited 5G harus memakai perangkat yang kompatibel dan berada dalam cakupan jaringan XLSMART.
Ketersediaan perangkat 5G sekarang jauh lebih luas dibandingkan beberapa tahun pertama setelah layanan tersebut diperkenalkan di Indonesia.
Teknologi 5G sudah masuk ke kelas ponsel menengah, bahkan mulai muncul pada sejumlah perangkat dengan harga lebih rendah. Keadaan tersebut membuat basis pengguna potensial ikut bertambah.
Namun, label 5G pada kotak ponsel belum tentu menjamin seluruh pengalaman akan sama.
Setiap perangkat mempunyai modem, desain antena, dukungan pita frekuensi, dan kemampuan agregasi jaringan yang berbeda.
Pengguna yang ingin memanfaatkan layanan sebaiknya memastikan perangkatnya mendukung jaringan yang digunakan operator di Indonesia.
Merger XL Axiata dan Smartfren Mengubah Skala Jaringan
Ekspansi jaringan tidak dapat dipisahkan dari terbentuknya XLSMART.
Perusahaan ini lahir melalui penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom. Penggabungan efektif pada 16 April 2025, sedangkan identitas XLSMART sebagai perusahaan hasil integrasi diperkenalkan setelah proses tersebut.
Penyatuan tersebut membawa jaringan, pelanggan, spektrum, infrastruktur, dan sumber daya kedua kelompok ke dalam perusahaan yang sama.
Smartfren tetap digunakan sebagai merek layanan pelanggan, sementara XLSMART menjadi entitas perusahaan yang mengelola jaringan bersama dengan layanan XL dan AXIS.
Integrasi seperti ini memberi ruang lebih besar untuk mengoptimalkan lokasi BTS.
Dua perusahaan yang sebelumnya mempunyai infrastruktur terpisah dapat melakukan pengaturan ulang jaringan sehingga cakupan dan kapasitas dapat digunakan secara lebih efisien.
XLSmart Kini Punya Lebih dari 265.000 BTS Nasional
Dalam keterangan terbaru, XLSMART menyebut jaringan nasionalnya didukung lebih dari 265.000 BTS.
Jumlah pelanggan yang dilayani mencapai lebih dari 69,4 juta di Indonesia. Jaringan 5G perusahaan juga telah tersedia di lebih dari 50 kota dan kabupaten.
Angka tersebut menunjukkan posisi Medan bukan ekspansi yang berdiri sendiri.
Perusahaan sedang memperluas 5G secara bertahap di berbagai wilayah sembari menyelesaikan integrasi jaringan setelah merger.
Skala pelanggan yang besar menjadi tantangan tersendiri karena peningkatan penggunaan data dapat terjadi lebih cepat daripada pertumbuhan infrastruktur.
Peningkatan kualitas kemudian tidak hanya bergantung pada pembangunan BTS baru. Operator juga dapat meningkatkan kapasitas BTS yang sudah ada, memperbaiki jaringan penghubung, memperluas serat optik, serta melakukan optimalisasi perangkat lunak.
5G Dibutuhkan Bukan Hanya untuk Unduh Cepat
Sebagian masyarakat masih melihat 5G hanya sebagai cara mengunduh film lebih cepat. Padahal, kapasitas jaringan yang lebih besar mempunyai kegunaan yang lebih luas.
Pada kawasan perdagangan, koneksi cepat dapat membantu transaksi digital, pengelolaan toko daring, video pemasaran, dan komunikasi pelanggan.
Pelaku usaha kreatif dapat mengunggah video berukuran besar tanpa harus selalu mencari WiFi.
Mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran video, mengakses layanan komputasi awan, serta mengirim tugas dalam ukuran besar.
Bagi pekerja yang sering berpindah tempat, jaringan seluler berkapasitas tinggi juga dapat menjadi alternatif koneksi ketika jaringan tetap tidak tersedia.
Sementara bagi sektor hiburan, peningkatan kapasitas membantu penggunaan video beresolusi tinggi, gaming, serta siaran langsung dengan kebutuhan data besar.
UMKM Medan Menjadi Kelompok yang Berpotensi Banyak Menggunakan Data
Medan mempunyai ekosistem usaha kecil dan menengah yang besar, termasuk kuliner, fesyen, perdagangan, jasa, serta ekonomi kreatif.
Cara pelaku usaha menjangkau konsumen juga berubah.
Penjual tidak hanya memasang produk di etalase. Mereka membuat video pendek, melakukan live streaming, menerima pembayaran digital, membalas pesan pelanggan, mengunggah katalog, serta menjalankan toko melalui beberapa platform secara bersamaan.
Kegiatan tersebut membutuhkan koneksi yang stabil, terutama untuk pengiriman video.
XLSMART menyebut penguatan 5G di Medan dan sekitarnya diarahkan antara lain untuk menunjang bisnis, produktivitas, pendidikan, serta aktivitas digital masyarakat.
Peran jaringan menjadi semakin penting ketika kegiatan usaha berlangsung dari lokasi yang tidak mempunyai koneksi internet tetap.
Gaming dan Live Streaming Memerlukan Stabilitas, Bukan Hanya Kecepatan
Pengguna permainan daring sering lebih memperhatikan kestabilan koneksi daripada sekadar angka kecepatan unduh.
Koneksi yang sangat cepat tetapi mempunyai latensi tidak stabil masih dapat menghasilkan pengalaman kurang baik ketika bermain.
Hal serupa berlaku untuk live streaming.
Pengguna membutuhkan jalur unggah yang konsisten agar video tidak berhenti, menurun kualitasnya, atau kehilangan koneksi ketika sedang disiarkan.
5G dirancang untuk menyediakan kapasitas jaringan yang lebih besar dan waktu respons yang lebih rendah dalam kondisi jaringan yang mendukung.
Namun, kualitas akhir tetap ditentukan banyak faktor.
Karena itu, pembangunan lebih dari 1.000 BTS menjadi penting bukan semata untuk mengejar hasil pengujian kecepatan, melainkan meningkatkan kapasitas ketika semakin banyak perangkat menggunakan jaringan secara bersamaan.
“Menurut penulis, ujian sebenarnya bagi jaringan 5G bukan ketika satu ponsel melakukan tes kecepatan, tetapi ketika ribuan orang di pusat kota tetap bisa bekerja, bermain, melakukan transaksi, dan mengirim video pada jam yang sama.”
XLSmart Raih Empat Penghargaan Ookla
XLSMART juga menyebut pengembangan jaringannya mendapatkan pengakuan melalui Ookla Speedtest Awards untuk paruh pertama 2026.
Perusahaan meraih empat kategori, yaitu Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G Network in Indonesia 2026, serta Best 5G Video Experience in Indonesia 2026.
Penghargaan tersebut digunakan perusahaan sebagai salah satu indikator hasil investasi jaringan.
Meski demikian, pengalaman masing masing pelanggan tetap dapat berbeda berdasarkan lokasi.
Operator dengan hasil nasional tinggi belum tentu memberikan kecepatan identik di setiap rumah, jalan, atau gedung. Hal tersebut kembali menunjukkan pentingnya perluasan BTS pada tingkat lokal.
Medan, Binjai, dan Deli Serdang kemudian menjadi salah satu kawasan yang memperoleh peningkatan kapasitas cukup besar melalui jaringan 5G.
Kepadatan BTS Penting di Pusat Aktivitas Medan
Pengembangan jaringan perkotaan mempunyai tantangan berbeda dengan pembangunan jaringan di daerah dengan kepadatan rendah.
Di pusat kota, persoalannya bukan hanya bagaimana membuat sinyal mencapai sebuah lokasi.
Operator juga harus menyediakan kapasitas yang cukup untuk melayani banyak orang dalam area yang relatif kecil.
Pusat perbelanjaan, kampus, terminal, kawasan perkantoran, pusat kuliner, serta ruang publik dapat mengalami lonjakan trafik pada jam tertentu.
BTS yang harus menangani terlalu banyak perangkat dapat mengalami penurunan kinerja meskipun indikator sinyal pada ponsel terlihat penuh.
Penambahan dan optimalisasi BTS membantu membagi beban tersebut.
Karena itu, XLSMART mengatakan penguatan di Medan juga menyasar area permukiman, pusat bisnis, pendidikan, perdagangan, area komersial, serta ruang publik.
Smartfren Bawa Pengalaman 5G ke Lapangan Merdeka
Smartfren tidak hanya memperkuat jaringan secara teknis. Perusahaan juga membawa pengenalan layanan tersebut langsung kepada masyarakat melalui aktivitas di kawasan Lapangan Merdeka Medan.
Dalam kegiatan Car Free Day, Smartfren menyiapkan pengalaman produk, permainan interaktif, aktivitas hiburan, serta pengenalan Unlimited 5G kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pengguna untuk mengetahui apakah perangkat yang mereka gunakan sudah mendukung 5G dan bagaimana layanan bekerja ketika berada pada cakupan jaringan yang sesuai.
Langkah ini juga penting karena sebagian pelanggan masih belum memahami bahwa mengaktifkan 5G membutuhkan kombinasi beberapa unsur sekaligus.
Jaringan harus tersedia, ponsel harus kompatibel, kartu serta layanan harus mendukung, dan paket yang sesuai perlu aktif.
XLSMART menyatakan pengembangan jaringan di Sumatera Utara akan diteruskan secara bertahap mengikuti pertumbuhan kebutuhan data. Dengan lebih dari 15.000 BTS yang sudah beroperasi di provinsi tersebut, fokus berikutnya berada pada peningkatan kapasitas dan perluasan area 5G sehingga jaringan tidak hanya terkonsentrasi di pusat Medan, tetapi semakin terasa sepanjang pergerakan pengguna menuju Binjai, Deli Serdang, serta kawasan aktivitas lain di Sumatera Utara.


Comment